Samsung MV800, Bisa Motret Sendiri Tanpa Tripod

[caption id="attachment_1086" align="alignleft" width="300" caption="Samsung MV800"][/caption]

Masih suka minta bantuan orang lain untuk memotret diri sendiri? Atau menggunakan tripod kecil agar kamera bisa berdiri? Kalau iya, anggap saja cara itu adalah masa lalu yang pernah kita lakukan.

Kini ada kamera yang lebih praktis. Samsung MV800 adalah jawaban yang tepat untuk kebutuhan self shot. Tak perlu bantuan tripod kalau hanya untuk memotret diri sendiri. Produk buatan perusahan Korea Selatan ini cukup reaktif terhadap kebutuhan masa kini, yakni untuk kaum narsis.

Kalau sebelumnya, untuk kemudahan memotret diri sendiri menggunakan dua layar (salah satu produknya ST550), yakni di bagian belakang berukuran besar seperti LCD kamera pada umumnya, sedangkan LCD bagian depan berukuran 1.5 inci. Namun itu masih membutuhkan tangan untuk memegangnya.

Lebih Praktis dan Leluasa
Kelebihan MV800 ini dibanding generasi-generasi sebelumnya adalah memiliki keleluasaan komposisi karena secara dimensi layarnya berukuran lebar 3 inci. Tidak pula menggunakan konsep dua layar, tapi flip-out. Artinya, desain layarnya dapat ditarik ke atas hingga 180 derajat. Dalam posisi seperti ini sangat menyenangkan untuk memotret sendiri dengan separoh badan atau muka saja.

[caption id="attachment_1087" align="alignleft" width="300" caption="Samsung MV800 dengan flip-out hingga 180 derajat"][/caption]

Sedangkan untuk kepraktisannya tanpa menggunakan tripod untuk memotret diri sendiri, cukup buka sedikit saja layarnya agar kamera bisa berdiri sendiri. Baik ketika kita sendirian atau bersama orang terkasih dan ingin secara bersama-sama mengabadikan diri dengan background yang kita inginkan sangat menyenangkan. Hanya atur posisi, pilih self shot dan tekan LCD bergambar sentuhan tangan dengan sendirinya akan melakukan timer. Cocok bagi kaum narsis yang setiap saat memotret dirinya tanpa bantuan orang lain.

Tampil Minimalis
Tidak hanya itu, balutan warna hitam dengan beberapa tombol saja membuatnya tampak minimalis. Bagian atas hanya terdapat tombol On/Off, zooming dan shutter. Bagian belakang yang menyatu dengan layar hanya tombol home dan playback. Karena pengoperasian yang lain dipercayakan pada teknologi sentuh.

Sementara tombol yang menyatu dengan bodi adalah second shutter untuk kebutuhan memotret diri sendiri. Artinya, ketika layar ditarik ke atas sehingga mengarah ke depan, dengan mudah kita menggunakan second shutter yang berada di bagian bodi belakang.

Resolusi
Dukungan 16.1 megapiksel cukup untuk merekam berbagai obyek menarik di mana saja. Ditambah pembesaran optik hingga 5x dan dual image stabilization menjamin kualitas gambar yang dihasilkan tetap fokus meski diambil dari jarak jauh. Hanya saja, video yang dibenamkan belum mendukung full HD.

Meski format HD, untuk memaskimalkan suara rekaman, Samsung menghadirkan zoom noise reduction yang secara otomatis mengatur dan mengoptimalkan suara ketika merekam dalam format HD.

Fitur Artistik
Selain menjadi fitur khas Samsung seperti Smart Filter (Photo filter) dan Magic Frame, ada pula pula efek untuk portrait yang membuat hasilnya lebih fun. Misalkan memilih Big Face, secara otomatis mukanya akan terlihat lebih besar dari biasanya. Begitu juga dengan pilihan lainnya seperti Long Nose, Pinch, Wide Smile dan lainnya. Menyenangkan untuk di-upload ke jejaring sosial sebagai gambar “lucu-lucuan”.

3D dan Panorama
MV800 dilengkapi kemampuan bidik gambar format 3D. Ketika memilih fitur ini kamera melakukan dua jepretan yang kemudian digabungkan secara otomatis sehingga ketika dilihat di TV HD 3D lebih menarik.

Sedangkan fitur panorama menawarkan sudut pandang yang sangat lebar dengan cara lebih mudah. Tinggal pindah ke pengaturan Live Panorama, tekan tombol dan tahan lalu arahkan sesuai tanda panah. Tanda panah menunjuk ke empat arah, atas-bawah dan kanan-kiri untuk pilihan 2D. Sementara pada pilihan 3D-nya hanya ke arah kiri dan kanan.

Membingkai Hasil Jepretan
Setelah melakukan beberapa jepretan dan ingin mengatur foto dalam bingkai dapat dilakukan dengan mudah lewat Storyboard Maker. Fitur ini layaknya aplikasi frame yang ditawarkan untuk membingkai hasil foto pada smartphone. Misalnya beberapa aplikasi di iPhone yang cukup familiar seperti Frametastic, Pic Stitch, Frame Magic, dan lain-lain. Hal seperti itu bisa langsung dilakukan pada kamera Samsung MV800. Sangat menyenangkan.

Performa
Melihat gambar yang dihasilkan cukup baik berkat resolusi 16 megapiksel. Warna-warna yang dihasilkan cukup representatif, semisal mendefinisikan warna hijau yang baik. Juga efek filter dan frame dapat Anda gunakan untuk hasil yang menyenangkan. Berikut beberapa hasil yang kami ambil menggunakan MV800.

[caption id="attachment_1088" align="aligncenter" width="300" caption="Storyboard Maker 1"][/caption]

[caption id="attachment_1091" align="aligncenter" width="300" caption="Storyboard Maker 2"][/caption]

[caption id="attachment_1096" align="aligncenter" width="300" caption="Background blur"][/caption]

[caption id="attachment_1097" align="aligncenter" width="300" caption="Photo Filter: Old Film"][/caption]

[caption id="attachment_1098" align="aligncenter" width="300" caption="Photo Filter: Cartoon"][/caption]

[caption id="attachment_1099" align="aligncenter" width="300" caption="Picture in picture"][/caption]

[caption id="attachment_1100" align="aligncenter" width="300" caption="Wide angle"][/caption]

[caption id="attachment_1119" align="aligncenter" width="282" caption="Funny Face: Professor"][/caption]

[caption id="attachment_1120" align="aligncenter" width="261" caption="Funny Face: Big nose"][/caption]

[caption id="attachment_1121" align="aligncenter" width="300" caption="Funny Face: Long nose"][/caption]

[caption id="attachment_1138" align="aligncenter" width="300" caption="Hasil olah langsung di kamera melalui Photo Editor"][/caption]

[caption id="attachment_1143" align="aligncenter" width="300" caption="Gambar sebelum di-edit"][/caption]

Desain yang minimalis dan stylish, menjadikan kamera ini lebih untuk kebutuhan sehari-hari yang menyenangkan. Semisal dibawa bepergian ke pesta ulang tahun, atau saat bertemu teman di kafe dan lainnya. Dengan LCD yang bisa ditarik ke atas, pas untuk kaum narsis.

>> Halaman Spesifikasi dan Harga


 

[easyreview title="Skor Review" cat1title="Kinerja" cat1detail="Cukup baik." cat1rating="4" cat2title="Fitur" cat2detail="Sangat kaya dengan terobosan menarik seperti gambar dalam gambar, efek muka, penggabungan foto dalam frame dan sebagainya." cat2rating="4.5" cat3title="Kualitas" cat3detail="Menyenangkan baik untuk kebutuhan pribadi maupun di-share di jejaring sosial." cat3rating="4" cat4title="Desain dan Penggunaan" cat4detail="Stylish dan dapat motret sendiri tanpa tripod." cat4rating="4" summary="Sebagai kamera compact, dapat direkomendasikan buat Anda yang suka motret diri sendiri dan menginginkan kepraktisan, karena banyak efek yang ditawarkan hingga fitur-fitur yang bersifat lucu-lucuan."]

4 comments:

  1. Canggih banget ya kamera ini. Tapi kalau yang seperti ini atau minimal mendekati di Canon dan Nikon ada nggak ya?

    ReplyDelete
  2. Dari konsepnya saja memang berbeda. Samsung MV800 ini menawarkan terobosan dengan layar flip-out di segmen kamera saku. Biasanya LCD Flip-out ini banyak kita temui di beberapa kamera SLR maupun Bridge baik Canon, Nikon, Sony, Panasonic. Untuk beberapa fitur Samsung ini memang terdapat di beberapa kamera merek lain semisal Panorama, 3D, dan beberapa efek semisal monochrome, vignetting, soft focus dan sebagainya. Yang menjadi fitur andalannya Samsung menghadirkan Magic Frame yang di dalamnya terdapat beberapa pilihan frame default seperti newspaper, billboard, old TV dan lain-lain. Jadi padanannya dengan tipe apa di merek lain? sulit karena memang beda. Semoga membantu.

    ReplyDelete
  3. Oooo. gitu ya.. Terimakasih banyak. Penjelasannya sangat lengkap. Ntar coba lihat-lihat bentuk aslinya ke toko kamera aja deh. Ada rekomendasi toko kamera yang harganya murah di Jakarta?

    ReplyDelete
  4. Terima kasih kembali mas Rohmad. Untuk toko kamera bisa ke tokocamzone di ITC Fatmawati

    ReplyDelete