Motret itu seperti melihat sesuatu. Hanya saja kalau mata manusia bebas melihat kemana-mana, sementara lensa melihat dan menangkap sebagian kecil (potongan) dari apa yang kita lihat. Oleh karena itu, diperlukan cara pandang baik agar apa yang dihasilkan terlihat menarik dalam sebuh frame.
Bunga menjadi satu hal yang selalu menarik bagi fotografer. Di kesempatan ini, kami memotret bunga dengan berbagai hal termasuk mamanfaatkan filter efek sehingga tampak berbeda dibanding kebanyakan. Filter yang kami maksud bukan filter eksternal, tapi filter yang ada di dalam kamera. Sebab sekarang bukan hanya di kamera kelas pocket, di beberapa DSLR juga menghadirkan filter-filter yang menarik seperti miniature, soft key, high key, vignetting, dan sebagainya.
Karena fitur kamera semakin pintar, maka penggunanya pun harus memaksimalkan apa yang ditawarkan. Tentu terlebih dulu kita harus memahami teknik dasar fotografi seperti pengaturan white balance ( bisa pilih auto atau daylight), diafragma, kecepatan bidik dan sebagainya. Serta jangan lupa memilih background yang kontras dengan obyek, karena latar belakang yang baik akan memperkuat kesan pada obyek. Bahkan bila ingin background yang bersih, tidak jarang fotografer menggunakan potongan kain.
Berikut beberapa gambar yang kami ambil menggunakan kamera Sony SLT A65 dengan lensa 55-200mm. Lokasi di Taman Bunga, Wiladatika, Cibubur.
[caption id="attachment_1968" align="aligncenter" width="199" caption="filter miniature - vertikal"]
Memanfaatkan picture effect miniature seperti ini memberikan kesan yang menarik. Fokus bagian tengah pada bunga memperkuat kesan apa yang diinginkan sang fotografer. Sebagai catatan, filter miniature yang ditawarkan ini bisa digunakan secara horizontal maupun vertikal, tergantung kebutuhan.
[caption id="attachment_1969" align="aligncenter" width="300" caption="partial color: yellow"]
Untuk partial color: yelllow memberikan kesan berbeda. Warna-warna kuning terlihat lebih keras dibanding kontras warna lainnya. Sehingga warna selain kuning seolah dibuat layaknya monochrome. Untuk hasil yang baik tinggal bagaimana Anda mengkomposisi dan angle-nya.
[caption id="attachment_1970" align="aligncenter" width="211" caption="background penuh warna "]
Mengkomposisi bunga seolah bertingkat ternyata cukup asyik. Pemilihan background yang warna-warni menguatkan foreground, sebab (pada gambar ini) kalau latar belakangannya tidak berwarna akan terlihat kurang menarik. Jangan lupa atur bukaan paling tinggi untuk menghasilkan depth of field yang baik.
[caption id="attachment_1973" align="aligncenter" width="300" caption="background yang bersih"]
Foto ini seakan diberi background kain hitam. Diambil saat gerimis sambil membawa payung dengan latar belakang yang cukup gelap di rerimbunan pohon. Dan tetesan air hujan yang membekas di kelopak bunga memberikan keindahan tersendiri. Bahkan tidak jarang fotografer yang ingin mendapatkan kesan embun harus menggunakan semprotan air.
lokasinya di mana bos..............??????
ReplyDeletelokasinya di Taman bunga, depannya Mal Cibubur Junction om
ReplyDelete