Samsung WB750, Praktis Hasilkan Foto Zooming dan Membuat Movie

[caption id="attachment_1703" align="alignleft" width="300" caption="Samsung WB750"][/caption]

Foto zooming seperti yang pernah Ruang Kamera bahas tekniknya pada Ruang Panduan, kini hadir di kamera Samsung WB750. Fitur Zooming Shot yang dimaksudkan secara konsep sama, yakni memfokuskan pada area tengah berbentuk lingkaran dan luar lingkaran tersebut blur dengan cara membias.

Kalau sebelumnya kita ingin mendapatkan hasil zooming, tentu yang diperlukan adalah lensa zoom. Sebab pada prakteknya kita memfokuskan bidikan pada area tertentu dan mengaburkan area yang lain dengan cara memutar cincin zoom pada lensa. Syaratnya, saat tombol shutter ditekan secara bersamaan kita juga memutar cincin zoom pada lensa baik secara zoom in/out.

Teknik seperti di atas dirasa cukup merepotkan, karena diperlukan latihan untuk menghasilkan gambar zooming yang maksimal. Oleh karena itu, Samsung WB750 menghadirkan fitur yang sudah didesain khusus untuk menghasilkan foto layaknya konsep foto zooming. Dimana bagian tengah ada lingkaran yang difokuskan dan bagian luar lingkaran dibuat blur (membias).

Bedanya dengan foto zooming menggunakan lensa zoom dengan fitur Zooming Shot pertama, jelas dengan lensa zoom kita bisa berkreasi lebih atraktif sesuai ketrampilan yang kita ciptakan, sementara Zooming Shot akan selalu sama hasilnya. Kedua, dengan lensa zoom kita perlu ketrampilan khusus untuk hasil maksimal, sedangkan penggunaan Zooming Shot orang awam pun dapat melakukannya secara mudah.

18x Pembesaran Optik
Jika selama ini sering merasa kecewa ketika ingin memotret subyek atau obyek yang jauh namun zoom-nya masih kurang, atau ingin mengabadikan momen menarik secara candid, tapi harus mendekat sehingga cukup merepotkan bahkan mengganggu jika subyeknya adalah binatang atau manusia.

Kebutuhan tersebut dijawab Samsung WB750. Kamera ini memiliki kemampuan bidik 18x yang siap merekam dari jarak jauh secara close up. Bahkan fitur Smart Zoom akan meningkatkan pembesaran zoom digitalnya hingga 24x. Memenuhi kebutuhan fotografi seperti wide dan tele dalam desain yang compact.

[caption id="attachment_1704" align="aligncenter" width="300" caption="Samsung WB750 tampak dari samping"][/caption]

Sensor BSI
Kenyamanan mengabadikan berbagai momen secara close up, akan lebih menyenangkan bila mendukung kondisi di pencahayaan minim. Karena sering kita menemui kondisi seperti itu. Tak heran beberapa tahun belakangan produsen kamera mulai konsentrasi pada pengoptimalan hasil kamera di low light, termasuk pada kamera saku.

Begitu pula dengan Samsung. Untuk mengoptimalkan fungsi kamera di kondisi yang minim cahaya, dipercayakan pada Sensor BSI (Back Side Illuminated) CMOS. Sensor ini diklaim memiliki dua kali lebih sensitif dibanding sensor CMOS konvensional.

Dua Rekaman
Fitur dual capture ini memungkinkan pengguna saat merekam video, juga dapat memotret dalam format JPEG. Cukup menyenangkan, sebab seringkali ketika kita mengabadikan acara pesta misalnya, tiba-tiba di tengah keasyikan merekam, kita ingin mengabadikannya dalam bentuk foto. Hal itu dapat dilakukan langsung pada kamera ini dengan hanya menekan tombol shutter dan hasil jepretannya yang baru saja diambil terlihat sebentar layaknya thumbnail pada kanan bawah rekaman layar.

Fitur sembari merekam video, juga bisa memotret gambar diam beberapa tahun lalu kita temukan pada camcorder. Kehadiran fitur ini lebih praktis untuk merekam dalam dua format (video dan foto) karena tak perlu merubah mode video ke kamera atau sebaliknya. Sebagai catatan, untuk kualitas foto yang dihasilkan menurun menjadi resolusi10 megapiksel.

Creative Movie Maker
Intinya, fitur ini memberikan kepraktisan untuk membuat sebuah film dari rangkaian hasil rekaman baik video maupun foto. Tak perlu menggunakan software pada PC atau notebook untuk berbagi cerita hasil rekaman sederhana lengkap dengan musiknya. Terobosan ini patut diapresisasi karena menawarkan kemudahan menggabungkan beberapa scenes dalam satu kesatuan video secara langsung di kamera.

Misalkan, pertama kita pilih mode dial ke ikon movie dengan ilustrasi pena di atasnya atau Creative Movie Maker, di layar kita akan menemukan + Movie Creation lalu klik Ok, dan akan menuju pada tampilan pilihan Select atau Random untuk memilih gambar atau scenes yang ingin kita gabungkan, terus tekan Fn.

Kemudian tekan sebelah kanan pada cincin navigasi sehingga layar berubah ke pilihan Themes. Pilih teman yang diinginkan seperti Happy, Natural, Trendy, Sentimental, klik Ok.

Langkah ke tiga, tekan cincin navigasi sebelah kanan hingga tampil pilihan Music. Pilihan musik ini menyesuaikan dengan pilihan tema, lalu klik Ok. Selanjutnya adalah pilihan ukurang movie, yakni full HD, HD dan VGA, tekan Ok.

Setelah empat langkah selesai, tekan cincin navigasi lagi untuk terakhir, yaitu Creation Start. Namun sebelum klik Creation Start atau melakukan rendering untuk menjadikan satu kesatuan movie, kita diberi kesempatan untuk preview. Sangat menyenangkan.

Performa
Dibawa memotret di akhir pekan, hasilnya cukup bagus. Luar ruangan dengan zoom maksimal tetap dapat membidik obyek dengan detil yang baik. Dual image stabilizer-nya berfungsi cukup maksimal sehingga dalam rentang zoom tinggi hasilnya tetap stabil. Fitur Zooming Shot-nya kami suka.

Untuk kualitas video-nya juga tidak mengecewakan. Full HD yang ditawarkan dapat mengakomodasi kebutuhan rekam video saat weekend atau liburan. Apalagi tumpukan beberapa scenes yang diambilnya selama dalam perjalanan bisa dibuat satu film dengan tema dan musik tanpa harus menggunakan editing software di PC maupun notebook. Ukuran resolusinya juga dapat diatur dari full HD, HD dan VGA. Sangat simpel untuk berbagi cerita yang Anda rekam.

[caption id="attachment_1675" align="aligncenter" width="300" caption="Zooming Shot 1"][/caption]

[caption id="attachment_1676" align="aligncenter" width="300" caption="Zooming Shot 2"][/caption]

[caption id="attachment_1677" align="aligncenter" width="300" caption="Zooming Shot 3"][/caption]

[caption id="attachment_1678" align="aligncenter" width="300" caption="Candid (subyek tanpa merasa dijepret)"][/caption]

[caption id="attachment_1679" align="aligncenter" width="300" caption="Lensanya mampu menangkap obyek secara detail"][/caption]

[caption id="attachment_1680" align="aligncenter" width="300" caption="Memilih dial Aperture Priority dengan bukaan F/5.4, ISO 100, Focal Length 65.0mm"][/caption]

[caption id="attachment_1681" align="aligncenter" width="300" caption="Suana siang hari dengan kontras sangat keras, namun masih cukup baik mendefinisikan foreground dan background"][/caption]

[caption id="attachment_1682" align="aligncenter" width="300" caption="Gambar sebelah kiri atas adalah zooming maksimal yang kami gabungkan dalam satu frame"][/caption]


Dari berbagai fitur yang disebutkan di atas, ditambah fitur-fitur lain seperti Magic Frame, Smart Filter, 3D Panorama, dan sebagainya membuat kamera ini kaya fitur. Tak heran bagi yang mencari kamera di kategori saku dengan zoom tinggi dapat dijadikan salah satu pilihan.


Kualitas hasil yang cukup baik lewat lensa yang memiliki rentang fokal yang panjang semakin asyik untuk menghasilkan foto-foto candid. Karena mudah ditaruh di saku, sehingga ketika dibutuhkan tinggal ambil dan tembakkan pada obyek yang diinginkan.


Spesifikasi


Sensor : BSI CMOS


Resolusi : 12.5 Megapixels


Lensa : 18x Optical Zoom (Equivalent to 24 - 432mm in 35mm format)


Image Stabilizer : Dual IS


LCD : 3.0” TFT LCD (hVGA)


ISO : Auto, 100-3200


File Format : JPEG, MP4 (video)


Fitur Lain : Smart Filter, Smart Face Recognation, Magic Frame, Creative Movie Maker, 3D Panorama, Dual IS, Etc.


Kecepatan Shutter : 1/8 ~ 1/2000 sec


Mode Dial : Smart Auto, P, ASM (Aperture Priority, Shutter Speed Priority, Manual), Scenes, 3D Panorama, Creative Movie Maker, Video, Etc.


I/O : AV out, HDMI, USB


Audio : Microphone: Stereo, Internal Speaker: Mono


Penyimpanan : SDHC/SDXC


Dimensi : 105.3 x 59.4 x 24.9mm


Bobot : 193.4g

No comments:

Post a Comment